Skripsi (2): Mengejar Deadline

Berikut ini catatan pertemuan saya dengan dosen yang berhubungan dengan skripsi:

 kartu_kendali

20 Desember 2011

Saya meminta Pak Eddy Hartantyo, salah satu dosen Geofisika yang masih relatif muda untuk menjadi dosen pembimbing skripsi. Beliau menyambut baik niat saya untuk membuat software, dan memberi hadiah berupa source code softwarenya yang ditulis dalam bahasa Basic. Hampir 3 bulan (minus 2 pekan proyek di Palembang) saya mencoba mempelajari bahasa Basic dan menulis ulang software itu. Namun sepertinya ada yang salah dengan apa yang saya ketik sehingga software itu tidak pernah bisa berjalan sebagaimana seharusnya.

18 Maret 2012

Begitu masuk ke ruangan Pak Eddy, beliau bertanya saya kerja di mana. Saya dikira sudah lulus, padahal saya adalah mahasiswa bimbingannya. Saking lamanya saya tidak konsultasi, beliau sampai lupa. Haha. Saya konsultasi mengenai software Pak Eddy yang tidak bisa saya jalankan. Alhamdulillah beliau berkenan memberi softcopy sekaligus compilernya.

Pekerjaan berikutnya adalah menerjemahkan software Pak Eddy dari bahasa Basic ke C#. Begitu lamanya karena saya harus belajar dari nol di kedua bahasa tersebut. Saya juga jadi seksi perlengkapan untuk lomba desa pada bulan April. Setelah selesai menerjemahkan dan menulis ulang software tersebut, saya pun konsultasi lagi.

25 Juni 2012

Begitu beliau melihat hasil pekerjaan saya, beliau bilang kalau softwarenya seperti itu belum layak jadi skripi. Alasannya? Tidak ada bedanya dengan apa yang beliau buat. Pak Eddy pun memberi saran mengenai tampilan dan beberapa fitur yang ingin ditambahkan. Mau tidak mau saya harus menerima saran itu. Dengan harapan untuk bisa wisuda bulan Agustus, saya berusaha untuk segera menyelesaikan pekerjaan itu.

3 Juli 2012

Saya konsultasi lagi sambil berharap agar software yang sudah diperbaharui itu sudah layak. Namun harapan harus kandas. Pak Eddy masih minta ditambah lagi fiturnya. Saat itu saya tidak punya gambaran sama sekali bagaimana cara merealisasikannya. Namun, kemudian saya ditantang. Kalau saya bisa menyelesaikannya seperti yang beliau minta, software saya nanti akan digunakan untuk praktikum adik-adik angkatan.

Antara termotivasi dan terbebani, saya terima saran beliau. Saya pun keluar ruangannya dengan agak gontai. Antara yakin dan tidak. Antara penyesalan tidak bisa lulus Agustus dan semangat untuk membuat sejarah… *halah

Pekerjaan terakhir ini begitu berat. Saya buat checklist. Banyak sekali yang harus saya tambahkan, tetapi tidak tahu caranya. Tidak ada cara lain selain berkonsultasi dengan Google. Dengan dorongan untuk mengejar wisuda bulan November, coding di depan monitor 8-12 jam sehari adalah hal yang biasa.

8 November 2012

Saya konsultasi lagi ke Pak Eddy setelah semua requestnya terselesaikan. Perjuangan itu pun akhirnya terbayar. Saya diminta untuk segera menulisnya jadi skripsi.. Hati saya berbunga-bunga waktu itu. Rasanya pengen loncat-loncat. Keluar ruangan Pak Eddy, saya senyum-senyum sendiri. Haha. Bisa jadi saya stress beneran kalau masih disuruh nambah lagi.

Namun waktu masih belum berpihak. Saya tidak bisa mengejar wisuda November. Setelah software selesai, maka menulis skripsi rasanya tinggal mengalir begitu saja. Saya tinggal menjelaskan apa yang sudah saya buat. Maka selama sebulan berikutnya saya menguji software itu dan membahas hasilnya. Kadang masih dijumpai kesalahan sehingga masih sering memperbaiki script softwarenya.

15 Desember 2012

Saya lupa entah kenapa waktu itu saya konsultasi lagi walaupun baru sampai awal pembahasan. Karena pembahasan belum ada, maka saya diminta menulis pembahasannya.

2 Januari 2013

Selesai menulis pembahasan, saya konsultasi lagi. Beberapa poin penting dicatat. Saya pun ‘ditantang’, kira-kira berani nggak 2 hari lagi seminar. Berhubung sudah tidak banyak yang perlu saya tulis lagi, saya pun menyatakan siap. Saya pun harus membuat slide presentasi hanya dalam 2 hari.

4 Januari 2013

Seminar pertama. Banyak koreksi dan catatan mengenai presentasi saya. Saya diminta untuk seminar kedua sepekan lagi (tanggal 11 Januari 2013)

Baca tulisan sebelumnya: Skripsi (1): Idealisme vs. Realitas

Baca tulisan selanjutnya: Skripsi (3): Pendadakan & Pendadaran

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s