Tipe-tipe metamorfisme

Batuan metamorf juga disebut batuan malihan, hasil dari perubahan-perubahan fundamentil batuan-batuan yang sebelumnya telah ada. Metamorf terjadi dalam suatu lingkungan yang sangat berbeda di mana batuan asalnya terbentuk dan proses rekristalisasi di dalam kerak bumi (3 – 20 km) yang keseluruhannya atau sebagian besar terjadi dalam keadaan padat, yakni tanpa fasa cair. Artinya, batuan metamorf terbentuk oleh proses metamorfosa pada batuan yang telah ada sebelumnya sehingga mengalami perubahan komposisi mineral, struktur, dan tekstur tanpa mengubah komposisi kimia dan tanpa melalui fase cair. Keseluruhan proses ini terjadi pada tekanan dan temperatur, dan fluida, atau variasi dari ketiga faktor tersebut tertentu, sehingga terbentuk struktur dan mineralogi baru yang sesuai dengan lingkungan fisik baru. Proses ini merupakan proses isokimia (tidak terjadi penambahan unsur-unsur kimia pada batuan.

Tipe-tipe Metamorfisme

Berdasarkan proses dan cara pembentukannya, secara umum batuan metamorf terbagi menjadi tiga, yaitu:

Baca lebih lanjut